Script VBA untuk membuat hitung mundur (countdown timer) di Powerpoint

Artikel ini saya tulis karena sering mendapat pertanyaan dari peserta workshop tentang “bagaimana membuat countdown timer” atau hitung mundur dengan powerpoint.

Berikut ini adalah langkah-langkah membuat “countdown timer” powerpoint

1. Pada slide pertama, siapkan dua buah textbox yang diberi nama “start” dan “tampilanJam” dan satu buah tombol “mulai”

hitungmundur1

 

 

2. Pada slide kedua buat sebuah tombol “ulangi” dan sebuah shapes untuk keluar (exit)

hitungmundur2

3. Kemudian insert module pada Visual Basic Editor (Alt+F11), dan copy paste script berikut ini :

‘Script VBA untuk Hitung Mundur
https://abdulkarim.wordpress.com
Sub mulai_Initialize()
With ActivePresentation.Slides(1)
.Shapes(“start”).TextFrame.TextRange.Text = “Hitung Mundur”
End With
End Sub
Sub Waktu()
Static waktuberjalan As Boolean
If waktuberjalan = True Then
End
Else
waktuberjalan = True
Dim waktuberkurang As Integer
Dim xwaktu As Date
xwaktu = Now
With ActivePresentation.Slides(1)
.Shapes(“start”).TextFrame.TextRange.Text = “Waktu yang tersisa”
With .Shapes(“tampilanJam”)

waktuberkurang = InputBox(“Lama Waktu Hitung Mundur”, “Pengaturan Waktu”)
Do While (waktuberkurang > -1)
If Format(Now, “ss”) <> Format(xwaktu, “ss”) Then
xwaktu = Now
.TextFrame.TextRange.Text = Format(TimeValue(Format(Now, “hh:mm:ss”)) – TimeSerial(Hour(Now), Minute(Now), Second(Now) + waktuberkurang), “hh:mm:ss”)
waktuberkurang = waktuberkurang – 1
DoEvents
End If
Loop
End With
waktuberjalan = False
MsgBox (“Waktu habis!… klik ‘OK’ untuk mengulangi hitung mundur.”)
SlideShowWindows(1).View.GotoSlide (2)
End

End With
End If
End Sub
Sub ulangi()
With ActivePresentation.Slides(1)
.Shapes(“start”).TextFrame.TextRange.Text = “Hitung Mundur”
SlideShowWindows(1).View.GotoSlide (1)
End With
End Sub

5. Selanjutnya pada tombol mulai (slide1), insert >  action > run macro “Waktu” dan pada tombol ulangi (slide2) insert > action > run macro “ulangi”

Link download : powerpoint countdown timer

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!

Powerpoint vs Adobe Flash : Pemenangnya adalah siapa yang lebih kreatif!

Sejak tahun 2006, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jateng setiap tahun menggelar lomba pembuatan bahan ajar berbasis komputer (Multimedia Pembelajaran Mandiri) untuk guru TK, SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA. Event ini bertujuan untuk memotivasi para guru di jawa tengah agar terus belajar dan mengembangkan kreativitasnya dalam pembuatan bahan ajar dengan komputer, selain wadah untuk saling berbagi dan bertukar pengetahuan sesama guru dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Perhelatan tahunan ini telah berbuah hasil, guru-guru jateng mendominasi event lomba yang sama di provinsi tetangganya, yogyakarta, yaitu di lomba multimedia pembelajaran Universitas Sanata Dharma selama tiga tahun terakhir, dan puncaknya adalah event tingkat nasional NITC 2011 yang diselenggarakan microsoft, dimana hampir semua finalis berasal dari jawa tengah, dan pada event NITC selanjutnya yaitu tingkat regional Asia Pasifik yang diselenggarakan di Auckland Selandia Baru, Bu Nura dan Pak Estu “jebolan” lomba multimedia LPMP jateng, berhasil menembus ke event yang lebih tinggi lagi, untuk berangkat ke Athena – Yunani pada bulan november tahun 2012.

Dalam lomba multimedia pembelajaran ini, peserta dibebaskan memilih perangkat lunak yang disukai (tentunya yang dikuasai) untuk membuat bahan ajar mandiri. Cukup banyak perangkat lunak authoring tools yang bermunculan yang digunakan para guru dalam lomba, seperti : Macromedia (Adobe) Flash, Adobe Director, Adobe Captivate, Multimedia Builder (MMB), Autoplay, Macromedia Authorware, Mediator 9 dan Powerpoint. Dan dari sekian banyak perangkat lunak yang digunakan, favoritnya adalah flash, namun yang menjadi mayoritas tentunya perangkat lunak sejuta umat powerpoint. Jika dibandingkan dari sisi kemampuan perangkat lunak, tentunya flash jauh lebih unggul dari powerpoint. Tapi lomba multimedia di lpmp jateng bukanlah untuk membandingkan adobe flash dan microsoft powerpoint, melainkan untuk mengadu kreativitas guru dalam pembuatan bahan ajar berbasis komputer. Siapa yang lebih kreatif itulah yang menang!

Sebagian besar perangkat lunak authoring tools memiliki bahasa pemrograman, seperti adobe flash dengan actionscript 2 atau actionscript 3, adobe director dengan lingo, autoplay 8 dengan lua 5.1 bahkan powerpoint pun memiliki bahasa pemrograman yaitu visual basic for application (vba). Khusus untuk powerpoint, walaupun banyak guru sering menggunakannya dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari di kelas, tapi sedikit yang tahu bahwa powerpoint memiliki kemampuan yang cukup powerful jika vba nya digunakan.

Apa itu VBA? Menurut salah satu sumber di internet, VBA adalah sebuah turunan bahasa pemrograman Visual Basic yang dikembangkan oleh Microsoft dan dirilis pada tahun 1993, atau kombinasi yang terintegrasi antara lingkungan pemrograman(Visual Basic Editor) dengan bahasa pemrograman (Visual Basic) yang memudahkan user untuk mendesain dan membangun program Visual Basic dalam aplikasi utama Microsoft Office, yang ditujukan untuk aplikasi-aplikasi tertentu. VBA didesain untuk melakukan beberapa tugas, seperti halnya mengkustomisasi sebuah aplikasi laiknya Microsoft Office atau Microsoft Visual Studio. Kegunaan VBA adalah mengotomatisasi pekerjaan. Pekerjaan yang dimaksud adalah pekerjaan yang dilakukan secara berulang-ulang dan pekerjaan yang kompleks. VBA berbeda dengan Microsoft Visual Basic, Microsoft Visual Basic memberi banyak pemrograman dan fungsi tingkat lanjut hingga Microsoft Visual Basic dapat dihasilkan program yang lebih kompleks untuk sistem operasi Microsoft Windows maupun Office. Sedangkan VBA hanya dapat dibangun pada aplikasi utama Microsoft Office mengendalikan fungsi aplikasi tersebut melakukan serangkaian objek terprogram. Versi VBA terbaru saat ini adalah versi 6.3 yang dirilis pada tahun 2001, yang mendukung semua program dalam Microsoft Office, yakni Microsoft Excel, Microsoft Access, Microsoft Word, Microsoft Outlook, Microsoft FrontPage, serta Microsoft PowerPoint dan juga Microsoft Visual Studio. Demikian sedikit penjelasan tentang VBA.

Apakah ActionScript? ActionScript adalah bahasa pemrograman flash yang digunakan untuk membuat halaman web, animasi, game dan aplikasi interaktif. Bahkan saat ini actionscript telah banyak digunakan untuk mengembangkan game dan aplikasi online pada smarthphone seperti Android dan iPhone. Mulai versi cs3 ke atas, flash didukung oleh bahasa pemrograman actionscript 2.0 dan actionscript 3.0. Actionscript 3.0 menggunakan konsep pemrograman berbasis objek atau OOP (Object Oriented Programming). Kelebihan actionscript terbaru ini, mampu memproses 10x lebih cepat dibandingkan pendahulunya actionscript 2.0
Pada artikel ini penulis, akan menyajikan contoh pembuatan latihan soal penjumlahan interaktif menggunakan flash dengan bahasa pemrograman actionscript (acs 3) dan powerpoint dengan visual basic for application (vba).

Membuat latihan soal penjumlahan interaktif dengan flash  – actionscript 3
Pertama, dengan menggunakan Text Tool pada layer content frame 1 buat 3 buah obyek text dengan type dynamic text, yaitu bil1_txt, bil2_txt, dan response_txt; 1 buah obyek text dengan type input text; 2 buah tombol dengan nama instance soal_btn dan periksa_btn; pada layer background frame 1 buat 2 buah obyek text “Latihan Soal Penjumlahan” dan “created by Abdul Karim” dengan type static text.

 

Kedua, pada layer actions frame 1, tekan F9 sehingga terbuka jendela actions-Frame, ketikkan script pada gambar berikut

Tekan Ctrl + Enter untuk Test Movie!

Membuat latihan soal penjumlahan interaktif dengan powerpoint – visual basic for application.

Pertama, pada slide sisipkan obyek-obyek berikut : 2 buah label (ActiveX Control) dengan nama properties bil1_Lbl dan bil2_Lbl; 1 buah (textbox ActiveX Control) dengan nama jawab_txt; 2 buah command button (ActiveX Control) dengan nama soalbaru_Cmd dan periksa_Cmd, 2 buah textbox untuk judul “Latihan Soal Penjumlahan” dan “created by Abdul Karim”, 2 buah textbox untuk symbol “+” dan “=” dan 1 buah textbox untuk umpan balik dengan nama respon_txt.

Kedua, pada microsoft visual basic editor ( >Developer >Visual Basic atau Alt + F11 ) ketikkan script VBA berikut

Video :

Tutorial Membuat Quiz Pilihan Ganda dengan Excel VBA : Lho bu … pakai excel kok pegang kalkulator?

Penulis ingin mengawali artikel ini dengan sedikit cerita yang menggelikan. Kejadiannya mungkin sekitar dua tahun yang lalu di ruang guru sebuah sekolah pada saat akhir tahun pelajaran seperti ini. Ketika penulis masuk ke ruang guru, ada seorang ibu guru yang sedang serius duduk di hadapan komputer. Karena tertarik dengan keseriusan dan ketekunan guru tersebut ( sementara guru lain asyik mengobrol entah topik apa yang dibahas) , maka penulis menghampiri guru tersebut, “sedang apa bu?”, tanya penulis dengan sedikit rasa penasaran. “Sedang mengolah data nilai raport, murid kelas 9 pak!”, jawab ibu guru tersebut. “Pakai aplikasi apa bu?”, tanya penulis kembali. “Pakai microsoft excel” jawabnya. Sekilas penulis melihat ibu guru tersebut menggunakan kalkulator untuk menghitung data-data nilai yang terlihat di layar komputer. Penulis tertegun sejenak, dan bertanya kembali,” tapi bu … kok ibu pakai kalkulator untuk menghitung data angka yang ada pada excel, bukankah excel jauh lebih canggih dari kalkulator scientificnya ibu?”. Ibu guru itu dengan penuh percaya diri menyanggah, “enggak kok pak, lebih enak dan cepat menghitungnya kalau pakai kalkulator!”. Akhirnya dengan sedikit menahan tawa penulis menunjukkan kepada ibu guru tersebut bagaimana mengolah data nilai dengan excel. Setelah memahami apa yang penulis jelaskan, baru ibu guru tersebut berkomentar,”iya ya pak, ternyata dengan excel lebih mudah, he he he!”. Mungkin cerita ini terjadi juga di banyak tempat lain.

Alvin toffler, pernah mengatakan bahwa “tuna aksara” di abad 21 ini bukan hanya mereka yang tidak dapat membaca dan menulis, tapi orang yang tidak bisa (mau) belajar, yang tidak bisa melupakan (kesalahan) pengetahuan hasil belajar masa lalunya, dan orang yang tidak mau belajar kembali. Tentunya kita sebagai guru, harus berjuang lebih keras dan meluangkan lebih banyak waktu lagi untuk belajar agar pengetahuan dan keterampilan kita tidak tertinggal dan kita (guru) tidak termasuk komunitas “tuna aksara abad 21″.

Berkaitan dengan cerita tentang excel di atas, pada artikel ini penulis ingin sedikit berbagi tentang penggunaan excel + vba untuk membuat quiz pilihan ganda.

Untuk membuat quiz pilihan ganda ini, pertama sisipkan obyek textbox dan obyek ActiveX Control – optionbutton seperti pada gambar berikut :

Selanjutnya dengan membuka visual basic editor : tab developer > visual basic (code). Ketikkan script berikut ini :

Gambar 1 : script untuk optionbutton 1 – 2

Gambar 2 : script untuk optionbutton 3 – 5

Keterangan : Untuk setiap optionbutton kita berikan script untuk menampilkan soal dari 1 sampai dengan 5 beserta pilihan jawaban dari A sampai E.

Gambar 3 : script untuk tombol periksa soal no. 1 – 2

Gambar 4 : script untuk tombol periksa soal no.3 – 5 dan script untuk tombol reset.

Video :

 

Tutorial Membuat Quiz Isian Singkat dengan Powerpoint : Perlukah (guru) belajar pemrograman?

Di era teknologi informasi ini, pemrograman merupakan suatu kegiatan yang sangat penting. Program yang berjalan di komputer dekstop, notebook (laptop), netbook, telepon genggam, tablet dan sebagainya, tidak tercipta begitu saja, tetapi ditulis melalui proses analisis dan perancangan yang cermat. Sebuah program komputer pada dasarnya mengimplementasikan suatu algoritma. Dengan kata lain, algoritma adalah ide dibalik program komputer apapun. Tahukah anda apakah algoritma? Apakah program?

Algoritma adalah urutan langkah-langkah untuk memecahkan suatu masalah. Dan algoritma yang ditulis dalam bahasa komputer dinamakan program. Bahasa komputer yang digunakan dalam menulis program dinamakan bahasa pemrograman. Orang yang membuat program komputer disebut pemrogram (programmer) dan kegiatan merancang dan menulis program disebut pemrograman. Di dalam pemrograman ada aktivitas menulis kode program, kegiatan ini dinamakan coding. Demikian sekilas pendapat rekan penulis semasa aktif di masjid Salman ITB dulu tahun 1989-192, Rinaldi Munir, dosen program studi teknik informatika ITB dalam bukunya Algoritma dan Pemrograman dalam bahasa Pascal dan C, penerbit Informatika, Bandung.

Mengapa guru (perlu) belajar pemrograman? Apa landasannya? Landasannya adalah UU Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, bahwa setiap Guru (harus) dapat memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan penyelenggaraan kegiatan pengembangan (pembelajaran) yang mendidik. Menurut pandangan penulis, dari pengalaman dan pengamatan terhadap cara teman-teman guru di sekolah dalam bekerja, banyak terjadi pemborosan waktu, karena kerja yang tidak efisien. Banyak tugas rutin, misalnya memeriksa tugas dan ulangan yang mestinya bisa ditangani dengan komputer dengan cepat, tapi terus dilakukan secara manual, tanpa berpikir lagi untuk menanganinya lebih cerdas. Guru – guru di sekolah pada umumnya mulai terbiasa menggunakan microsoft office (word, excel dan powerpoint) untuk menyiapkan perangkat pembelajaran, membuat alat bantu mengajar (media presentasi) di depan kelas atau bahkan membuat media pembelajaran mandiri untuk muridnya. Namun sayangnya karena alasan tidak punya waktu untuk belajar, cara mereka menggunakan microsoft office tetap standar – standar saja, penulis kurang enak (tidak tega) untuk mengatakan “pas-pasan” 🙂 . Padahal, jika para guru mau meluangkan waktu sedikit (tapi tiap hari) untuk belajar tentang bahasa pemrograman pada microsoft office yaitu visual basic for application (vba), banyak tugas rutin yang bisa ditangani dengan cepat dan guru mempunyai waktu yang lebih banyak lagi untuk belajar, mengembangkan dan meningkatkan kemampuan diri dalam menggunakan komputer.
Pada artikel ini selain mengajak para guru untuk mulai belajar bahasa pemrograman vba, penulis akan menyajikan contoh penggunaan vba pada powerpoint untuk membuat quiz isian singkat, sesuai dengan permintaan salah seorang anggota grup guraru pada artikel yang terdahulu (lembar kerja siswa interaktif pada microsoft word), yang menginginkan panduan secara teknis tentang penggunaan vba pada microsoft office. Tutorial pembuatan quiz isian singkat ini disertai video agar memudahkan pembaca artikel ini untuk mencoba sendiri.

Untuk membuat quz isian singkat ini, penulis bagi menjadi dua tahap, tahap pertama membuat dan menata obyek-obyek pada slide, kemudian pada tahap kedua menulis script vba pada microsoft visual basic editor dan memasangkan pada obyek-obyek tombol yang terkait.

Tahap pertama,
Pada slide 1, buat tombol “mulai” : Insert > Shapes > Action Buttons : custom , kemudian ketikkan “mulai” pada tombol.

Pada slide 2, buat 6 tombol dan 10 buah textbox, (5 untuk soal dan 5 untuk tempat jawaban yang diberi nama jawaban1, jawaban2, jawaban3, jawaban4 dan jawaban5).

Pada slide 3, buat 5 textbox untuk “jawaban”, beri nama jawaban1,jawaban2,jawaban3, jawaban4 dan jawaban5, 5 textbox “kunci”, beri nama kunci1, kunci2, kunci3, kunci4 dan kunci5, 5 textbox point, beri nama point1, point2, point3, point4 dan point5, 1 textbox dengan nama keterangan, 1 label (ActiveX Control) dengan nama properties “nilai” dan 1 shapes multiply untuk tombol exit.

Tahap kedua, menuliskan script pada microsoft visual basic editor (Alt + F11), dan menyisipkan pada tombol-tombol terkait dengan cara : Insert > Action > Run Macro

Video :